Friday, 9 May 2008

Jumper Hijau - Gigi


Aku posting foto Ghia terbaru ya ... diambil medio April 2008, lagi pake jumper hijau ... maklum, di Aussie sekarang ini udah mulai masuk winter ... so ... pakaian2 tebal sudah mulai 'bertebaran' dan 'bertaburan' ... kalo ga .. wow ... dinginnya. Akhir2 ini suhu terendah sktr 5 drjt celcius and suhu tertinggi sktr 17 drjt celcius ... range nya jauh kan ... kalo tidur malem, udah pasti sekarang ini pake electric blanket deh.

Gigi nya Ghia udah mulai tumbuh perlahan-lahan, udah kelihatan ada 5 buah tuh nongol. Yang pertama yang kanan atas depan (kanan badannya Ghia ya ...). Waktu tumbuh gigi pertama ini sempat panas badannya. Waktu itu sempat khawatir juga seh kalo dia sakit gitu (Alhamdulillah Ghia selama di Aussie sehat2 aja), eh ... akhirnya ketahuan ternyata panas badannya itu karena mau tumbuh gigi ... Alhamdulillah deh, akhirnya dikasih panadol untuk baby aja ... turun deh panasnya. Cuma sekarang bundanya nih yang ketempuhan, kalo nyusu asi ... suka ngegigit ... jadi bundanya kesakitan. Kalo Ghia ngegigit, sama bundanya dipencet hidungnya tuh ha ha ha...
Bulan ini, insya Allah, Ghia mau berumur setahun nih ... nanti tanggal 28 Mei 2008, doain ya supaya Ghia jadi anak yang berguna bagi agama, nusa dan bangsanya dan juga bagi kedua orang tuanya .... (klise ya .. tapi itulah sepertinya harapan ortu pada umumnya ... and indeed, it is true).
Oce .. see you next time.
Wassalam,
Babab

Wednesday, 5 March 2008

Topi haji





Ghia lagi berpose pake topi haji nih ... mirip siapa ya ... mirip pak Haji kali ya he he he..yang pasti topinya keguedean soalnya topi bababna dipake...
bye
wassalam,
Babab

Friday, 29 February 2008

The age

From my desk calendar,
a wise words:

Life is an endurance test, so why be ashamed of your age? [P. K. Shaw]

Just for our inspiration.
Wassalam,
Babab

Thursday, 28 February 2008

Nasehat dari seorang teman di Rotary

Dear all,

Ada nasehat bagus nih dari seorang teman di Rotary: Ivan B., sbb:

Cinta bisa menumbuhkan kepedulian
Seni bisa menambah keindahan dan ketenangan

Ada wejangan dari salah satu buku kuno, sebagai berikut :

Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran adalah dungu.

Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan
langkahnya.

Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.

Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, karena akan menabung banyak penyakit.

That's all, moga bermanfaat .... ;-D
best regards,
Babab

Friday, 22 February 2008

1 Menit saja

Dear All,

Miris ning ati nih (you may read the following reflection - from the neighbour mailing list):

SEMENIT SAJA

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun
betapa singkatnya kalau kita melihat film.

betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Rumah Ibadah

Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama beberapa hari ketika berpuasa ..
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk berdoa; namun
betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Kitab Suci; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.


Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat waktu beribadah.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.

ANDA TERTAWA ...? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR. ..?
Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.
Apakah tidak lucu apabila anda tidak memFORWARD pesan ini. Betapa banyak orang tidak akan menerima pesan ini, karena anda tidak yakin bahwa mereka masih percaya akan sesuatu?

Hope it'll useful.
wassalam,
Bababna Ghia

Friday, 25 January 2008

Yoghurt




Last night was the first time for Ghia to eat yoghurt as his additional food. In Australia, you can find easily at Supermarket yoghurt for babies/infants start their 6 months of age. So we gave him yoghurt and was just wondering whether he would be like it or not. Fortunately, he enjoyed eating his yoghurt. Successfully, he could finish his first cup of yoghurt easily. You can look at those photos above how enjoy he was.

Just for your information, the nurse in health and community center also suggested to give him yoghurt, because yoghurt is a kind of good diet for babies. it contents high calcium.

That's all for today,
Cheers,
Babab

Thursday, 24 January 2008

Takut gagal?

Dari sumber Detikcom,

ada yang menarik dari dialog berikut ini, yaitu ketika Thomas Alfa Edison (penemu bola lampu) ditanya,"Mr. Edison, apa tanggapan anda, setelah ribuan kali usaha anda gagal menciptakan bola lampu?". Anda tahu apa jawaban dari Mr. Edison itu...?

Ini jawabannya, "Maaf, siapa bilang saya gagal. Saya sekarang menjadi tahu bahwa ada ribuan cara yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan dan saya juga menjadi tahu bahwa ada ribuan bahan di muka bumi ini yang tidak bisa digunakan untuk membuat bola lampu."

Luar biasa ......!

Cheers,

Babab

Wisdoms: Pressure

"The real pressure is (only) in your mind"
Cheers,
Babab

Tuesday, 22 January 2008

Refleksi: Hidup ini singkat (lho)!


Orang tua dulu bilang kalau hidup itu adalah suatu yang ‘nyeni’ … full of art … terutama kalau orang itu sudah mengalami hidup berumah tangga …. Artinya apa seh …? Itu loh … bahwa setiap orang itu dalam menjalani hidupnya pasti berbeda-beda. Ga ada yang sama biar bersaudara kembarpun. Setiap orang melakoni jalan hidupnya masing-masing …. Sesuai dengan keinginannya. Keinginannya? Ya betul, keinginannya. Ada guideline yang orang biasa rujuk untuk hidup yaitu: Al Quran + Al Hadist (sorry, that’s because I am a muslim), tapi untuk sampai ke every details in seconds … you shall be creative on it. But that’s life. [Dalam hal ini ane bukannya sok alim sih … Cuma … walaupun mungkin ane masih dalam kriteria ‘bad’ in religion, tapi setidak-tidaknya masih berusaha untuk selalu di hati ada ‘sedikit’ hope untuk tetap bisa hidup sesuai dengan jalanNya … gicu … deh]

Ada pandangan kerohanian (hadist? I forgot) yang menyatakan (dan ini yang saya biasanya sadari dan ikuti) bahwa jika kita melihat seorang pengembara sedang beristirahat (berteduh) di bawah sebuah pohon yang sangat rindang karena kelelahan (pohon beringin kah …?!) untuk sekedar melepas rasa penat dan lelah, dan apabila sang pengembara tersebut sudah hilang rasa penat dan lelahnya maka dia akan melanjutkan perjalanannya … mengembara …. Nah gambaran kita hidup di dunia fana ini adalah sama dengan ketika sang pengembara itu beristirahat di bawah pohon yang rindang tadi. Very short, isn’t it? Kemudian perjalanan sang pengembara sebelum beristirahat di bawah pohon adalah gambaran sebelum manusia dilahirkan dan perjalanan sang pengembara setelah beristirahat di bawah pohon adalah gambaran setelah manusia menemui sang malaikat al maut.

Maksud loh apa seh …? Mungkin maksudku itu …. Kalau gambaran hidup kita seperti itu … kenapa kita terlalu fokus ke arah kehidupan duniawi ya … ga inget akan kehidupan setelah mati … wow … banyak pertanyaan yang lalu muncul:
- apakah bekal kita untuk akhirat sudah cukup?
- apakah hidup kita sudah bisa berarti buat orang lain? (banyak kita jumpai untuk ngurus diri sendiri aja repot apalagi untuk ngurusin orang lain … I hope my life will be not like that)-
- dan seterusnya … dan seterusnya ….

So, jadi ‘ngeri’ ya … karena hidup ini sangat singkat, ga tau deh .. Cuma aja I’ll try to be wise with my (our) life and .. keep being optimistic with the life

This advice is just for myself.

Many thanks

Babab
[Keterangan foto: Sumsion Gardens, Huon Street, Wodonga, Victoria, Australia - 28 December 2007]

Tuesday, 15 January 2008

Living in Albury, NSW, Australia










Many of my friends asked me why I never updated my blog anymore. A good question indeed and I just realised that updating my blog is very important. Because it likes bringing up to date my journal day by day and will aware other person (and also give a respect) for them who has a chance to visit my blog.

I live in Albury right now with my family (anyone who wants to know more about Albury city in New South Wales Australia please visit: http://en.wikipedia.org/wiki/Albury%2C_New_South_Wales). I came earlier (on August 2007), Mia and Ghia came a few months afterward (in late of October 2007). We rent a small house in East Albury precisely in 291 Downside Street, East Albury, NSW 2640. Actually it is a good choice to live, especially for the new comer like us. The downtown is not too far from the house, only need around 15 minutes on foot, crossing the bridge up to the freeway. We have good neighbours. Gill and Robert on the right and Grandma (we don’t know her name) – living alone – in the left. We have another good neighbours in ample forth street, their name are Jo and Dai. They are a young couple and we have a real good relationship indeed.


Mia and Ghia, I think, can adapt with the Australian (specifically Albury) condition. Ghia shows a good growing. His nurse, Caleen, said that when we bring him to her regularly (usually once in a month). She said that it is good for Ghia because he can have what he need for growing: breast milk, formula milk, solid food (he is 7 months right now and he started eating solid food since he was 5 – 6 months of age).

Mia and Ghia also join the Mum and children playgroup at West Albury Community Centre once a week. They can meet with new mums and other children on the same age. We usually come there every Thursdays from 10 – 12 noon. The important thing is they look enjoy with the activities in there.

Ghia has started crawling but still shows his anxiety when he starts crawling. However, for us, he is a good baby. He looks strong enough and he is a hilarious baby. Of course he will cry when he is hungry or sleepy or need attention from us but it is normal I suppose.

So far everything is alright.

Babab