Friday, 25 January 2008

Yoghurt




Last night was the first time for Ghia to eat yoghurt as his additional food. In Australia, you can find easily at Supermarket yoghurt for babies/infants start their 6 months of age. So we gave him yoghurt and was just wondering whether he would be like it or not. Fortunately, he enjoyed eating his yoghurt. Successfully, he could finish his first cup of yoghurt easily. You can look at those photos above how enjoy he was.

Just for your information, the nurse in health and community center also suggested to give him yoghurt, because yoghurt is a kind of good diet for babies. it contents high calcium.

That's all for today,
Cheers,
Babab

Thursday, 24 January 2008

Takut gagal?

Dari sumber Detikcom,

ada yang menarik dari dialog berikut ini, yaitu ketika Thomas Alfa Edison (penemu bola lampu) ditanya,"Mr. Edison, apa tanggapan anda, setelah ribuan kali usaha anda gagal menciptakan bola lampu?". Anda tahu apa jawaban dari Mr. Edison itu...?

Ini jawabannya, "Maaf, siapa bilang saya gagal. Saya sekarang menjadi tahu bahwa ada ribuan cara yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan dan saya juga menjadi tahu bahwa ada ribuan bahan di muka bumi ini yang tidak bisa digunakan untuk membuat bola lampu."

Luar biasa ......!

Cheers,

Babab

Wisdoms: Pressure

"The real pressure is (only) in your mind"
Cheers,
Babab

Tuesday, 22 January 2008

Refleksi: Hidup ini singkat (lho)!


Orang tua dulu bilang kalau hidup itu adalah suatu yang ‘nyeni’ … full of art … terutama kalau orang itu sudah mengalami hidup berumah tangga …. Artinya apa seh …? Itu loh … bahwa setiap orang itu dalam menjalani hidupnya pasti berbeda-beda. Ga ada yang sama biar bersaudara kembarpun. Setiap orang melakoni jalan hidupnya masing-masing …. Sesuai dengan keinginannya. Keinginannya? Ya betul, keinginannya. Ada guideline yang orang biasa rujuk untuk hidup yaitu: Al Quran + Al Hadist (sorry, that’s because I am a muslim), tapi untuk sampai ke every details in seconds … you shall be creative on it. But that’s life. [Dalam hal ini ane bukannya sok alim sih … Cuma … walaupun mungkin ane masih dalam kriteria ‘bad’ in religion, tapi setidak-tidaknya masih berusaha untuk selalu di hati ada ‘sedikit’ hope untuk tetap bisa hidup sesuai dengan jalanNya … gicu … deh]

Ada pandangan kerohanian (hadist? I forgot) yang menyatakan (dan ini yang saya biasanya sadari dan ikuti) bahwa jika kita melihat seorang pengembara sedang beristirahat (berteduh) di bawah sebuah pohon yang sangat rindang karena kelelahan (pohon beringin kah …?!) untuk sekedar melepas rasa penat dan lelah, dan apabila sang pengembara tersebut sudah hilang rasa penat dan lelahnya maka dia akan melanjutkan perjalanannya … mengembara …. Nah gambaran kita hidup di dunia fana ini adalah sama dengan ketika sang pengembara itu beristirahat di bawah pohon yang rindang tadi. Very short, isn’t it? Kemudian perjalanan sang pengembara sebelum beristirahat di bawah pohon adalah gambaran sebelum manusia dilahirkan dan perjalanan sang pengembara setelah beristirahat di bawah pohon adalah gambaran setelah manusia menemui sang malaikat al maut.

Maksud loh apa seh …? Mungkin maksudku itu …. Kalau gambaran hidup kita seperti itu … kenapa kita terlalu fokus ke arah kehidupan duniawi ya … ga inget akan kehidupan setelah mati … wow … banyak pertanyaan yang lalu muncul:
- apakah bekal kita untuk akhirat sudah cukup?
- apakah hidup kita sudah bisa berarti buat orang lain? (banyak kita jumpai untuk ngurus diri sendiri aja repot apalagi untuk ngurusin orang lain … I hope my life will be not like that)-
- dan seterusnya … dan seterusnya ….

So, jadi ‘ngeri’ ya … karena hidup ini sangat singkat, ga tau deh .. Cuma aja I’ll try to be wise with my (our) life and .. keep being optimistic with the life

This advice is just for myself.

Many thanks

Babab
[Keterangan foto: Sumsion Gardens, Huon Street, Wodonga, Victoria, Australia - 28 December 2007]

Tuesday, 15 January 2008

Living in Albury, NSW, Australia










Many of my friends asked me why I never updated my blog anymore. A good question indeed and I just realised that updating my blog is very important. Because it likes bringing up to date my journal day by day and will aware other person (and also give a respect) for them who has a chance to visit my blog.

I live in Albury right now with my family (anyone who wants to know more about Albury city in New South Wales Australia please visit: http://en.wikipedia.org/wiki/Albury%2C_New_South_Wales). I came earlier (on August 2007), Mia and Ghia came a few months afterward (in late of October 2007). We rent a small house in East Albury precisely in 291 Downside Street, East Albury, NSW 2640. Actually it is a good choice to live, especially for the new comer like us. The downtown is not too far from the house, only need around 15 minutes on foot, crossing the bridge up to the freeway. We have good neighbours. Gill and Robert on the right and Grandma (we don’t know her name) – living alone – in the left. We have another good neighbours in ample forth street, their name are Jo and Dai. They are a young couple and we have a real good relationship indeed.


Mia and Ghia, I think, can adapt with the Australian (specifically Albury) condition. Ghia shows a good growing. His nurse, Caleen, said that when we bring him to her regularly (usually once in a month). She said that it is good for Ghia because he can have what he need for growing: breast milk, formula milk, solid food (he is 7 months right now and he started eating solid food since he was 5 – 6 months of age).

Mia and Ghia also join the Mum and children playgroup at West Albury Community Centre once a week. They can meet with new mums and other children on the same age. We usually come there every Thursdays from 10 – 12 noon. The important thing is they look enjoy with the activities in there.

Ghia has started crawling but still shows his anxiety when he starts crawling. However, for us, he is a good baby. He looks strong enough and he is a hilarious baby. Of course he will cry when he is hungry or sleepy or need attention from us but it is normal I suppose.

So far everything is alright.

Babab